Situs jejaring sosial seperti Facebook Beacon, Friendster, MySpace dan lain-lain, saat ini sangat marak dan diminati terutama oleh para kawula muda. Situs ini digemari karena biasanya free, mudah di up-date, gaul dan menyediakan fitur-fitur yang menjadi life style yang dapat memberikan kesan “wah” pada anggotanya.
Anggota situs jejaring sosial terkadang mempublikasikan data dirinya dengan mendetail termasuk aktifitasnya, kegemarannya, tempat tinggal, tempat bekerja, sekolah bahkan kadang tak luput dengan dilengkapi album foto pribadi. Walaupun banyak yang memberikan data palsu, namun tidak sedikit yang memberikan data asli.
Dalam media blog seperti Multiply, Blogger, WordPress dan lain sebagainya sering dijumpai juga riwayat hidup (RH) pemilik blog yang dipublikasikan secara lengkap seperti yang biasa digunakan untuk melamar pekerjaan atau membuat surat di kepolisian.
Sebagai arena pergaulan sosial atau membangun jaringan silaturahmi tentunya sangat bagus, namun apakah dapat dipercaya ?
Publikasi data pribadi di internet tentunya berarti membuka diri untuk dieksploitasi oleh ribuan/jutaan pengguna internet lain yang tidak diketahui secara pasti maksud dan tujuan mengetahui data pribadi seseorang yang dilihatnya di internet dalam situs jejaring sosial. Paranoid ? tidak ! ini hanya berusaha melihat jauh kedepan dengan segala kemungkinan yang diprediksi bisa saja terjadi.
Pada jaman dahulu dimana integritas diri dan dignity masih dijunjung tinggi, tidak melindungi data/informasi pribadi secara baik, data tersebut jarang dicuri untuk melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan pemilik data pribadi itu.
Namun dijaman sekarang, dimana materi adalah “dewa”, data pribadi yang tidak dilindungi secara baik dapat disalahgunakan oleh kriminal untuk mengambil keuntungan dengan merugikan pemilik data pribadi itu.
Seandainya data pribadi itu hanya dijadikan target iklan, masih tergolong lumayan, walaupun tentunya akan mengganggu.
Bila data pribadi itu digunakan untuk menipu misalnya dipakai untuk mengambil kredit bank, membeli barang atau memberikan janji kepada orang lain, tentu pemilik data pribadi yang dipakai oleh kriminal tersebut yang akan menanggung akibatnya. Bisa tiba-tiba ditagih tanpa sebab untuk sesuatu yang tidak dibelinya. Atau bahkan mungkin dapat dituntut dipengadilan karena disangka hendak ngemplang.
Bisa juga data pribadi itu dipakai untuk melakukan blackmail dan pemerasan yang akan sangat merugikan pemilik data itu dalam meniti karier, pencemaran nama baik atau mempermalukan keluarga.
Dalam dunia digital, seseorang bekerja/berjalan dengan menggunakan identitas orang lain sangat mudah dilakukan dengan tingkat ketahuan yang rendah, atau dalam dunia TI dikenal dengan sebutan masquerader. Sehingga perlindungan data pribadi menjadi penting untuk diperhatikan dan tidak secara ceroboh mempublikasikan data pribadi untuk menghindari agar tidak menjadi bumerang terhadap pemiliknya. -antz-
Label: Aneka Tips, Faceebook, Teknologi
Bagi anda yang ingin mengetahui cara membuat facebook atau cara bikin facebook, mungkin artikel berikut ini perlu di simak dan di perhatikan, karena ternyata sebelum kita tau cara menggunakan facebook ada beberapa etika yang perlu di perhatikan. seperti kita ketahui bersama, Beberapa waktu lalu muncul kasus pria membunuh istrinya karena sang istri mengubah status di Facebook menjadi single. Kasus lain, meski tak seekstrim itu, bisa muncul kapan saja hanya karena situs jejaring semacam Facebook.Lantas bagaimana meminimalisir hal ini terjadi? Beberapa ‘etika’ cara buat facebook yang nyaman yang dikutip detikINET dari Msnbc berikut mungkin berguna bagi Anda.
1. Status hubungan Anda adalah keputusan bersama pasangan
Jangan pernah mengubah-ubah status hubungan Anda jika tidak didasari kesepakatan bersama antara Anda dan pasangan. Banyak kasus buruk terjadi akibat seseorang merubah statusnya secara sepihak. Jangan lupa, teman-teman Anda atau teman pasangan Anda bisa mengetahui hal ini dengan cepat.
2. Berteman dengan teman dari sahabat Anda pun ada etikanya
Ketika ingin berteman dengan teman sahabat Anda di Facebook, jangan lupakan keberadaan teman Anda yang di sini berperan sebagai ‘penghubung’. Katakan dari siapa Anda mengetahui profil mereka. Anda tak mau dicurigai sebagai sales bukan?
3. Siapkan diri ketika berteman dengan seseorang yang pernah berkencan dengan Anda
Sebelum Anda melakukannya, lebih baik Anda siap mental dulu. Beberapa status yang dia tulis bisa jadi membuat Anda cemburu. Dibutuhkan kedewasaan untuk melakukan hal ini. Namun jika Anda tidak ambil pusing, lakukan saja.
4. Jangan banjiri profil dengan foto, video, dan komentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan Anda
Hal itu sepertinya tidak pantas dilakukan di Facebook. Jika Anda ingin minta simpati, teleponlah teman Anda, jangan bertanya pada orang-orang di dunia maya, apalagi di Facebook yang diakses banyak orang. Anda malah bisa dipermalukan.
5. Jangan curhat dan buka rahasia di Facebook
Jika Anda ingin curhat dan sejenisnya, lebih baik Anda tidak melakukannya di
Facebook. Gunakan saja e-mail rahasia, telepon atau lakukan saat sedang makan bersama teman Anda misalnya. Masih banyak fasilitas lain bukan? Anda tentu tidak ingin rahasia Anda diumbar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
6. Kenali Perbedaan antara Wall dan Message
Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi Anda sebaiknya tidak usah terlalu diekspos. Kalimat seperti “I luv u soo much baaabyy.. I Can’t wait too see 2neit”, mungkin akan lebih cocok jika ditulis di message.
7. Jangan sekali-kali Membuat profil Palsu
Mungkin terlintas di benak Anda untuk membuat akun palsu mantan pacar yang telah menyakiti Anda. Kemudian, Anda posting hal-hal buruk tentangnya. Tentu saja, jangan pernah benar-benar melakukan hal ini. Jika aksi Anda ketahuan, orang-orang malah bisa memberi cap negatif pada Anda.
Intinya adalah jangan umbar banyak informasi tentang diri Anda apalagi yang bersifat pribadi. Anda tak akan pernah tahu apa saja yang bisa terjadi ke depannya. Ingat, dunia maya meski menyenangkan tetap penuh dengan risiko dan juga orang-orang jahat.
Setelah anda mengetahui 7 etika di atas, sekarang kita langsung praktek untuk Membuat Account Facebook yuk?, silakan klik Panduan Cara Membuat Account Facebook
Semoga dengan tips cara membuat facebook yang aman dan nyaman di atas, kita bisa terhindar dari hal hal yang tidak di ingankan.
Berbagai sumber
Semoga Bermanfaat
Label: Faceebook
5 Cara Menggunakan Facebook Chat di luar Facebook
0 komentar Diposting oleh (Dwicahyo Aris Winarto) di 19.525 Cara Menggunakan Facebook Chat di luar Facebook
Bulan lalu, Facebook mengeluarkan Facebook chat kepada seluruh penggunanya. Sekarang, Anda dapat berbicara dengan teman Facebook Anda tanpa perlu menambahkan aplikasi Facebook apapun. Namun seperti kita ketahui, aplikasi berbasis web generasi baru tidak akan terbatas untuk hanya dipakai dalam browser saja dan tentunya Facebook juga bukan merupakan pengecualian. Ada beberapa cara untuk menggunakan Facebook chat di luar Facebook.
Adium
Adium baru-baru ini mengintergrasikan Facebook chat ke dalam versi beta dari IM client. Adium hanya untuk Mac OS X.
Gabtastik
Gabtastik adalah sebuah Site Specific Browser (SSB) untuk layanan web chat yang mirip dengan Mozilla's Prism project. Gabtaskit tersedia untuk Windows dan OS X.
Digsby Digsby merupakan multi-service instant messaging yang mendukung berbagai macam layanan seperti pada AIM, Yahoo Messenger, dan Google Talk hingga layanan social networking seperti Twitter, MySpace dan Facebook.
Cara Bonus Cara lainnya untuk menjalankan Facebook chat diluar homepage situs tersebut adalah dengan menggunakan Pidgin IM client Facebook chat plugin. Atau walaupun Anda masih belum bisa menjalankan Facebook chat pada Windows Live messenger, Anda dapat menjalankan Windows Live Messenger pada Facebook dengan Live Messenger Facebook app.
Label: Faceebook


